Purwakarta — Kecelakaan beruntun yang melibatkan delapan kendaraan terjadi di Tol Cipularang pada Selasa sore. Peristiwa itu sontak menarik perhatian publik karena terjadi di jalur yang dikenal rawan insiden. Selain itu, kecelakaan tersebut menimbulkan kemacetan panjang hingga beberapa kilometer.
Sopir Truk Mengaku Rem Tidak Berfungsi
Sopir truk Fuso yang menjadi pemicu kecelakaan, berinisial S, akhirnya memberi keterangan. Ia mengaku rem truknya mendadak tidak berfungsi. Menurutnya, ia sudah mencoba menginjak pedal berkali-kali. Namun, kecepatan truk tetap tidak berkurang.
“Saya sudah injak rem kuat sekali. Tapi truk terus melaju. Saya tak bisa ngerem sama sekali,” kata S dalam pemeriksaan awal.
Karena panik, sopir hanya bisa membunyikan klakson. Ia berharap pengendara di depan memberi ruang. Namun, jarak kendaraan terlalu dekat. Situasi pun berubah cepat.
Detik-Detik Tabrakan Beruntun
Menurut saksi, truk melaju dari arah Bandung menuju Jakarta. Jalur saat itu cukup padat. Karena itu, banyak kendaraan melaju perlahan.
Begitu rem truk gagal bekerja, truk langsung menabrak mobil di depannya. Setelah itu, benturan berlanjut ke beberapa kendaraan lain. Suara keras terdengar hingga puluhan meter.
Beberapa mobil mengalami kerusakan parah. Selain itu, beberapa kendaraan terdorong keluar jalur akibat benturan keras.
Korban Luka dan Kerusakan Kendaraan
Pihak kepolisian menyebut ada beberapa korban luka. Namun, tidak ada korban meninggal dalam insiden ini. Meski begitu, para pengemudi mengalami syok karena tabrakan berlangsung tiba-tiba.
Petugas juga mencatat bahwa kerusakan kendaraan cukup signifikan. Banyak mobil mengalami penyok di bagian belakang. Selain itu, beberapa mobil juga mengalami pecah kaca.
Polisi Periksa Kondisi Truk dan Sopir
Setelah kecelakaan, polisi langsung memeriksa kondisi truk Fuso. Mereka fokus pada komponen rem dan sistem pengereman lainnya. Karena itu, truk sudah diamankan untuk pemeriksaan teknis lebih lanjut.
Polisi juga memeriksa sopir secara intensif. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak ada kelalaian lain. Misalnya, kelebihan muatan, kelelahan, atau kondisi fisik yang tidak prima.
Jalur Cipularang Sering Jadi Lokasi Kecelakaan
Jalan Tol Cipularang dikenal sebagai jalur yang cukup menantang. Hal ini karena kontur jalannya naik turun. Selain itu, beberapa titik memiliki turunan panjang yang sering memicu rem panas.
Sebagian pengamat lalu lintas menyebut bahwa edukasi sopir sangat penting. Dengan begitu, risiko kecelakaan dapat ditekan.
Arus Lalu Lintas Sempat Macet Panjang
Setelah kejadian, arus lalu lintas langsung tersendat. Bahkan, antrean kendaraan mencapai lebih dari lima kilometer. Petugas membutuhkan waktu cukup lama untuk mengevakuasi kendaraan.
Meski begitu, jalur akhirnya dibuka kembali setelah proses evakuasi selesai.
Penutup
Keterangan sopir truk membuka gambaran awal penyebab kecelakaan. Namun, polisi tetap memerlukan pemeriksaan teknis untuk memastikan penyebab pasti. Sementara itu, pengguna jalan diminta tetap waspada, terutama saat melintas di jalur dengan turunan panjang seperti Cipularang.