Kunjungan Gibran ke Kampung Singkong
Dalam kunjungannya, Gibran berkeliling melihat produksi singkong, mulai dari pengolahan menjadi keripik, tepung, hingga produk olahan kreatif lainnya. Ia berbincang dengan para pengusaha lokal mengenai strategi pemasaran, kualitas produk, serta peluang ekspor. Kunjungan ini mendapat sambutan hangat dari warga dan pelaku usaha.
Keluhan Warga: Minimnya Lahan Parkir
Meskipun kunjungan ini positif, sejumlah warga Kampung Singkong menyampaikan keluhan terkait minimnya lahan parkir. Banyak pengunjung yang datang untuk membeli produk singkong terpaksa memarkir kendaraan di pinggir jalan, yang kadang mengganggu arus lalu lintas.
Seorang pedagang lokal, Budi Santoso, menyampaikan, “Kami senang Pak Gibran datang dan melihat usaha kami, tapi masalah parkir masih jadi kendala. Kendaraan pengunjung sering menumpuk, apalagi saat akhir pekan.”
Tanggapan Gibran
Gibran menyatakan akan meninjau kondisi lahan parkir dan berkoordinasi dengan pemerintah kota Salatiga untuk mencari solusi yang tepat. Ia menekankan pentingnya infrastruktur pendukung bagi pertumbuhan ekonomi lokal, termasuk sarana parkir, akses jalan, dan fasilitas penunjang lainnya.
“Kami ingin Kampung Singkong tidak hanya dikenal secara kuliner, tetapi juga ramah bagi pengunjung. Infrastruktur pendukung sangat penting agar pelaku usaha lokal bisa berkembang lebih maksimal,” ujar Gibran.
Baca Juga
- Salatiga: Kota Sejarah dan Pusat Kuliner di Jawa Tengah
- Gibran Rakabuming Raka: Profil dan Karier Politik
- UMKM di Indonesia: Peran dan Tantangan
Upaya Peningkatan Infrastruktur Kampung Singkong
Pemerintah daerah Salatiga dan pihak terkait berencana menata ulang lahan parkir, membuat area parkir khusus pengunjung, serta menambahkan rambu lalu lintas untuk menjaga ketertiban. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.
Kesimpulan
Kunjungan Gibran ke Kampung Singkong Salatiga menjadi momentum penting untuk mendorong perkembangan UMKM lokal. Meski terdapat kendala seperti minimnya lahan parkir, langkah kolaboratif antara pemerintah dan warga diharapkan dapat menciptakan Kampung Singkong yang lebih tertata, nyaman untuk pengunjung, dan produktif bagi pelaku usaha.
Kategori: Regional, Salatiga, UMKM, Pemerintahan