Kunjungan Penuh Semangat di Kampung Singkong
Salatiga — Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, mengunjungi Kampung Singkong di Sidorejo, Kota Salatiga. Dalam kunjungan tersebut, Gibran menyapa para pelaku usaha kecil dan meninjau langsung produk olahan singkong yang dihasilkan warga. Ia tampak antusias mencicipi hasil olahan seperti keripik singkong, tepung mocaf, dan minuman fermentasi alami.
Baca juga: Gibran Kunjungi Kampung Singkong Salatiga, Warga Keluhkan Minimnya Lahan Parkir
Dorongan untuk UMKM dan Inovasi Produk
Dalam sambutannya, Gibran mengajak warga agar terus berinovasi. Ia menegaskan bahwa singkong bisa menjadi produk unggulan jika diolah secara kreatif. Selain itu, pemerintah siap membantu promosi dan pelatihan untuk memperluas jangkauan pasar. Dengan dukungan tersebut, Gibran yakin produk lokal dapat bersaing di pasar nasional.
Lebih lanjut, ia menjelaskan pentingnya digitalisasi dalam pemasaran. “Kita harus bergerak cepat. Produk warga tidak hanya dijual di pasar tradisional, tetapi juga bisa masuk ke platform daring,” ujar Gibran penuh semangat. Menurutnya, keberhasilan UMKM sangat bergantung pada kemauan masyarakat untuk beradaptasi dengan teknologi.
Warga Sambut Positif Program Pemerintah
Antusiasme warga terlihat jelas selama kunjungan berlangsung. Mereka menilai kehadiran Gibran memberikan motivasi baru untuk mengembangkan usaha. Selain itu, warga berharap pemerintah memperbaiki akses jalan dan memperluas area parkir agar wisatawan lebih mudah datang ke kampung tersebut.
Lurah Sidorejo mengungkapkan, program revitalisasi kawasan produksi akan dimulai awal tahun depan. Ia optimistis langkah ini dapat meningkatkan kunjungan wisata edukatif sekaligus membuka lapangan kerja baru. Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat akan terus meningkat.
Sinergi Menuju Ekonomi Mandiri
Pemerintah Kota Salatiga melihat kolaborasi lintas daerah di Jawa Tengah sebagai peluang besar untuk memperkuat jaringan distribusi produk pertanian. Melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, produk olahan singkong memiliki potensi ekspor yang tinggi. Oleh karena itu, semua pihak diharapkan terus menjaga komitmen bersama.
Langkah nyata Gibran menunjukkan bahwa pengembangan ekonomi lokal tidak hanya bergantung pada modal, tetapi juga pada semangat gotong royong. Dengan kerja keras dan kolaborasi yang solid, Salatiga bisa menjadi contoh kota dengan ekonomi kreatif berbasis pertanian yang berdaya saing.
Kategori: Ekonomi Daerah, UMKM, Jawa Tengah, Pembangunan, Sosial